Thursday, November 20, 2014

Prinsip

Jika tidak ada seorang pun yang merasa terusik dengan keberadaanmu, mungkin kamu tidak melakukan sesuatu yang cukup penting. Alasannya sederhana. Karena pada dasarnya, setiap orang akan bereaksi terhadap sesuatu yang mereka anggap penting.

* * *

Kalaupun suatu ketika kamu tidak memiliki apa-apa yang bisa kamu banggakan, ingatlah bahwa sesungguhnya integritasmu adalah sebuah kemewahan.

* * *

Ada kalanya kamu tidak bisa menggantikan harga sebuah kebahagiaan dengan materi, berapapun nilainya.

* * *

Pada dasarnya, orang tidak menyukai perubahan. Karena itulah orang yang bisa membuat perubahan selalu lebih maju.

Tuesday, November 18, 2014

Bercanda

Di sebuah hari yang cerah, tanpa angin hujan maupun badai, sebuah surat dari perusahaan sampai ke tangan saya... Disampaikan oleh seorang kolega.

" Her ada surat untukmu."
" Hah surat apa?"
" Ga tahu juga. Confidential katanya "
" Oooh ok"

Hmmm surat. Ada apakah gerangan?

Saya pun membukanya perlahan. Dan tertulis sebuah judul yang dibold besar-besar bertuliskan
.
.
.
.
PROMOTION LETTER...... (Cieeee)

Beginilah isinya

Kami puas dengan performa dan komitmen kamu sejauh ini dan kami mengharapkan kamu mempertahankan dan bahkan meningkatkan prestasi kamu lebih jauh lagi. Ach...

Melalui surat ini kami menyatakan bahwa jabatan kamu saat ini dinaikkan jadi Senior Teacher. (Wah senior kedengerennya kayak keren gitu). Tapi saya masih bertanya-tanya, emang senior teacher itu kerjaannya ngapain? Saya bahkan baru tahu kalo selama ini saya dianggap junior? (-_-)"

Setelah basa-basi yang cukup panjang, tertulislah di bawah maksud dan tujuan sesungguhnya...

Term dan condition akan sama seperti sebelumnya tertera di kontrak tapi notice period kamu diperpanjang jadi 3 bulan. (-__-)"

Apa ini? Promosi sih promosi, tapi ga ada untungnya gitu.

Dan di bagian bawahnya pun tertulis....

Tolong tanda tangan di bawah ini untuk menyetujui perubahan tersebut. Kami lampirkan satu copy untukmu sebagai referensi.

Hmmm, yah saya kira sih mungkin mereka cuma mau "bercanda".


Herry
menolak dipromosi.... :p

Sunday, November 9, 2014

Karena Detik Tidak Melangkah Mundur

Detik tidak pernah melangkah mundur
tapi kertas putih itu tetap ada.
Waktu tidak pernah berjalan mundur
dan hari tidak pernah terulang.
Tetapi, pagi selalu menawarkan cerita yang baru.
Untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab….

* * *
Detik terus berjalan. Hari tak akan berulang. Dan hari ini saya kembali mengalami fenomena tahunan itu. Ulang tahun. Usia saya saat ini tidak perlu lah untuk disebutkan. 
Satu hal yang unik adalah aneka identitas yang menyebutkan nama saya dalam ucapan selamat mulai dari mas Herry, om Herry, pak Herry, boss Herry, teacher Herry, doktor Herry, sampai prof Herry. Yah apapun itu, saya baru sadar ternyata saya sudah mengalami metamorfosa ke berbagai karakter.... :p
Rasa-rasanya saya memang tidak lagi begitu banyak berinteraksi sosial dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena kehidupan berkeluarga telah menjadikan saya lebih fokus untuk bersama dengan istri saya ketimbang bersenang-senang bersama teman-teman. Tapi saya senang juga karena ternyata banyak juga orang-orang yang perhatian dan memberi saya ucapan selamat ulang tahun. Terima kasih semuanya.
Apakah ada harapan untuk setahun ke depan? Sederhana saja. Saya ingin hidup bahagia berkecukupan dengan keluarga kecil saya saat ini, memiliki tantangan baru dalam dunia kerja, mengejar cita-cita yang belum tercapai, dan menjawab semua pertanyaan yang belum terjawab.... =)
Semoga.....

Sunday, November 2, 2014

Something You Never Think Before

Hari itu mungkin sebuah hari yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Melanjutkan pembicaraan dari seorang profesor kenamaan di Indonesia. Padahal saya kan bukan siapa-siapa....

Dengan kondisi sama sekali tidak mempersiapkan apa-apa. Baju kaos sederhana dengan jeans, bersepatu kets pula.Toh semua terjadi begitu saja. Untunglah semua baik-baik saja. Paling tidak, acara masih bisa selesai tanpa masalah. Yah... Kadang antara berani dan nekad itu memang tipis bedanya.

HgS
mendadak diminta melanjutkan a seminar talk by Yohanes Surya....

Wednesday, October 22, 2014

Mendorong Kreativitas

Memang benar, sesuatu yang berulang sepertinya menjadikan kreativitas saya mulai berkurang. Saya perlu inspirasi baru di tengah-tengah rutinitas yang saya jalani. Aktivitas baru yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, atau sekedar perjumpaan dengan orang-orang baru. Karena melakukan hal yang itu-itu saja akan terkesan terlalu mainstream.

Ada masukan?






Tuesday, October 7, 2014

Intangible Asset

Dalam hidup memang tidak semua hal bisa dihitung dengan untung rugi. Lost or benefit. Ada begitu banyak hal-hal lain yang seringkali menjadi pertimbangan seseorang dalam mengambil keputusan.

Memang benar bahwa tidak semua hal bisa dinilai secara materi. Dan sesuatu yang tak ternilai itu pun menjadi value atau nilai dalam kehidupan seseorang. Ada yang meletakkan value idealisme begitu tinggi. Ada yang meletakkan value relationship begitu tinggi. Ada yang meletakkan value integritas begitu tinggi.

Apakah yang menjadi value hidupmu? Entahlah. Hanya kamu yang bisa menjawabnya.

* * *

Dalam dunia kerja, value dari intangible asset ini begitu samar. Jabatan, prestise, pengalaman, skill baru, decision power? Seberapa besar hal-hal itu berarti bagi seorang pekerja?

Ketika kamu mengalami "promosi", apakah hal baru yang kamu dapat? Skill barukah? Kenaikan gajikah? Kuasa yang lebih besar dalam membuat keputusan? Atau hanya sekedar tanggung jawab yang bertambah? Apakah prestige jabatan atau job designation itu penting buatmu?

* * *

Hidup itu penuh dengan perubahan dan semua orang mengininkan perubahan yang progresif tentunya.

Ketika kamu tidak melihat perubahan yang progresif mungkin terjadi dengan kondisi yang sama. Itulah saatnya mempertimbangkan segala opsi lain yang ada. =)

Thursday, October 2, 2014

Loyalitas

Ketika saya melihat seorang karyawan yang bertahan sedemikian lama di perusahaan yang sama, ada beberapa kemungkinan yang sebenarnya terjadi.

Apakah perusahaan itu memang sedemikian bagus, memberikan kesejahteraan dan kenyamanan kerja bagi para karyawannya?

Atau memang si karyawan yang begitu berpengaruh di dalamnya, sehingga ia memang begitu dipertahankan untuk tetap berada disana?

Atau mungkin sang karyawan tidak cukup bagus, terpaksa bertahan disana karena dia tidak punya pilihan lain atau paling tidak, ia enggan untuk mencari peluang lain?

Memasuki beberapa perusahaan dan lingkungan kerja yang berbeda, saya menemukan bahwa alasan terakhir adalah yang paling umum.

Pada dasarnya, setiap perusahaan itu mengharapkan 3 hal utama dari setiap karyawannya: rajin, jujur, dan juga loyal. Kebanyakan hanya akan bisa memperoleh maksimum 2 dari 3 hal itu.

Karyawan yang jujur dan loyal, biasanya tidak pintar.
Karyawan yang pintar dan loyal, biasanya tidak jujur.
Karyawan yang jujur dan pintar, biasanya tidak loyal.

Mungkin dalam hal pekerjaan, saya termasuk kategori yang ketiga.